Postingan

Awan dan Rintik Hujan yang Menyegarkan Jiwa

Gambar
Jadi sudah berapa lama kita tak bertutur kata dalam laman ini, terakhir kali sepertinya saya menuliskan pesan cinta dalam botol untuk seseorang yang kusangka juga menaruh perhatian lebih kepadaku, tapi ternyata.. hahaha.. just another ‘GR’ Thing yang sudah mendarah daging, bahkan mengunjungi profil IG ku mungkin tidak dia lakukan, bagaimana bisa saya begitu percaya diri menaruh link surat cinta itu di profil IG, hehhh.... daaasar. Cukup sudah Aldila, kurangilah espektasimu itu. Anyway, jika kita menghitung dari sejak surat cinta itu kita hanyutkan, maka rentan waktu tak menulis yang Aldila lewatkan adalah 8 bulan, belum begitu lama, tapi sudah tergolong malas, tentu saja, punya misi memberikan bacaan yang baik pada dunia, namun 8 bulan tak produktif berkisah, apa-apaan. Walaupun masih sering jurnaling di note hape dan bercuit di twitter tentang keresahan jiwa, tetap saja, perilaku tidak menulis selama 8 bulan tak bisa dibenarkan dan walau sudah punya FB baru untuk menulis cap...

U anaknya Ibu' sehat selalu wal afiat (Ibu sayang U)

Gambar
Untuk anaknya Ibu', U... Khaulah Al-Humairah, anak Ibu yang paling sabar, anak Ibu yang sekarang sudah main di luar rumah sama teman-teman, yang mulai bisa bantah ibu sedikit, yang selalu cium ibu kalo ibu marah, dan selalu tetap ingin dengan Ibu, dalam keadaan apapun. Terima kasih anakku, terima kasih karena sudah hadir di kehidupan ibu yang tidak sempurna ini, terima kasih untuk pelukan hangat, untuk selalu ada di samping ibu saat ibu terlelap, untuk selalu menerima apapun yang ibu beri, tetap senyum dalam keterbatasan yang kita punya dan untuk permintaan sederhana. Maafkan kekurangannya ibu nak, maaf karena ibu tidak tahu diri, Ibu lupa diri, Ibu tidak mawas diri, Ibu kurang menjaga diri dan terkadang lebih memikirkan diri sendiri Tentang mood yang sangat cepat berubah Tentang mental yang belum sempurna Tentang luka diri yang tak kunjung terbenah Juga tentang kesalahan-kesalahan yang tak pernah bisa diterima Cepat sembuh kakak U, Ibu juga seda...

small talk #3 tentang patah hati

ketika saya patah hati, saya tidak punya banyak kata untuk menjelaskannya, tetapi mendengarkan   That’s Way You Go Away oleh MLTR , membuat saya menangis...  saya merasakan seluruh isi lagu... dan itu menyakitkan,  You're the one who set it up now you're the one to make it stop I'm the one who's feeling lost right now Now you want me to forget every little thing you said But there is something left in my head

10 Desember

apakah kita memang dua orang meragu yang menahan diri dari sakit hati??? sampai kapan?!

small talk #2 tentang kejujuran

Pada dasarnya sebagai seseorang yang karakternya dipengaruhi oleh zodiak gemini (yap saya percaya bahwa karakter kita juga di pengaruhi oleh astrologi, karakter yah, bukan ramalan bintang ) saya akan berusaha menyampaikan sesuatu dengan sebenar-benarnya, tidak menambahkan atau mengurangi, begitulah kira-kira selama perjalanan hidup saya. Saya tidak bilang saya sangat jujur atau tidak pernah bohong, tentu saja itu tak jarang saya lakukan, mempertimbangkan perasaan orang lain, situasi dan tata krama, yup, kata orang “ berbohong demi kebaikan ”  Ironisnya, walau kejujuran tak jarang menyengsarakan, semakin kesini saya justru menyadari bahwa saya bukan lagi manusia yang mengamini kalimat bertanda kutip diatas, bahwa saya tak pernah menyesal berkata jujur justru malah selalu terintimidasi oleh kebohongan-kebohongan walau itu sepele, seupil sesimple berkata baik-baik saja, padahal sudah setengah mati menjalani hidup. Karena ketidakjujuran, saya menjadi terkurung dalam prasangka orang, s...

Suddenly thought #1

Setelah beres-beres dan siap-siap meninggalkan rumah saya duduk di sisi tempat tidur menjangkau ponsel yang masih tergeletak di atas bantal, melihat jam yang masih memungkinkan scroll sosial media , “mungkin tak apalah melihat-lihat apa yang terjadi pagi ini” kataku dalam hati, beberapa ig story teman postingan semalam dan beberapa kutipan-kutipan yang lumayan menyentuh sanubari, salah satunya begini,   “ jika kamu lelah mencintai seseorang, tetaplah mencintainya, tapi perlahan pudarkan keinginan untuk memilikinya”  Ya, tapi kadang kita kehilangan logika saat sedang jatuh cinta,  Tidak, seharusnya kita tidak menggunakan logika untuk apa saja yang berasal dari hati, cintamu tetap simpan di hatimu,  keinginan ataukah hasratmu sifatnya duniawi termasuk untuk memilikinya, maka kendalikan dengan logikamu. 

Eunoia

Aku yang diam dan kamu yang hilang kepedulian dan atau sebaliknya Seperti itulah, sudah seharusnya Jangan benci, jangan Jangan simpan luka, iya, jangan Kita tak seharusnya menyesali apa yang sudah terucapkan Dan tak pula benci apa yang tak sejalan dengan yang dipikirkan, Baik dan buruknya, senang dan sedihnya, kuat dan rapuhnya pun mudah dan sulitnya,  Semua hal akan membawa kita pada bahagia,  Banyak senandika membawaku mengenal siapa aku, juga kamu dan akan jadi apa kita   jauh dari Nirmala, memang tak pernah ada Nirmala Apa yang membuat ku harus menyesal? Bukankah sudah seharusnya eunoia tak melahirkan penyesalan “ jika punya anak lagi, akan saya beri nama Eunoia”