Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

small talk #3 tentang patah hati

ketika saya patah hati, saya tidak punya banyak kata untuk menjelaskannya, tetapi mendengarkan   That’s Way You Go Away oleh MLTR , membuat saya menangis...  saya merasakan seluruh isi lagu... dan itu menyakitkan,  You're the one who set it up now you're the one to make it stop I'm the one who's feeling lost right now Now you want me to forget every little thing you said But there is something left in my head

10 Desember

apakah kita memang dua orang meragu yang menahan diri dari sakit hati??? sampai kapan?!

small talk #2 tentang kejujuran

Pada dasarnya sebagai seseorang yang karakternya dipengaruhi oleh zodiak gemini (yap saya percaya bahwa karakter kita juga di pengaruhi oleh astrologi, karakter yah, bukan ramalan bintang ) saya akan berusaha menyampaikan sesuatu dengan sebenar-benarnya, tidak menambahkan atau mengurangi, begitulah kira-kira selama perjalanan hidup saya. Saya tidak bilang saya sangat jujur atau tidak pernah bohong, tentu saja itu tak jarang saya lakukan, mempertimbangkan perasaan orang lain, situasi dan tata krama, yup, kata orang “ berbohong demi kebaikan ”  Ironisnya, walau kejujuran tak jarang menyengsarakan, semakin kesini saya justru menyadari bahwa saya bukan lagi manusia yang mengamini kalimat bertanda kutip diatas, bahwa saya tak pernah menyesal berkata jujur justru malah selalu terintimidasi oleh kebohongan-kebohongan walau itu sepele, seupil sesimple berkata baik-baik saja, padahal sudah setengah mati menjalani hidup. Karena ketidakjujuran, saya menjadi terkurung dalam prasangka orang, s...

Suddenly thought #1

Setelah beres-beres dan siap-siap meninggalkan rumah saya duduk di sisi tempat tidur menjangkau ponsel yang masih tergeletak di atas bantal, melihat jam yang masih memungkinkan scroll sosial media , “mungkin tak apalah melihat-lihat apa yang terjadi pagi ini” kataku dalam hati, beberapa ig story teman postingan semalam dan beberapa kutipan-kutipan yang lumayan menyentuh sanubari, salah satunya begini,   “ jika kamu lelah mencintai seseorang, tetaplah mencintainya, tapi perlahan pudarkan keinginan untuk memilikinya”  Ya, tapi kadang kita kehilangan logika saat sedang jatuh cinta,  Tidak, seharusnya kita tidak menggunakan logika untuk apa saja yang berasal dari hati, cintamu tetap simpan di hatimu,  keinginan ataukah hasratmu sifatnya duniawi termasuk untuk memilikinya, maka kendalikan dengan logikamu. 

Eunoia

Aku yang diam dan kamu yang hilang kepedulian dan atau sebaliknya Seperti itulah, sudah seharusnya Jangan benci, jangan Jangan simpan luka, iya, jangan Kita tak seharusnya menyesali apa yang sudah terucapkan Dan tak pula benci apa yang tak sejalan dengan yang dipikirkan, Baik dan buruknya, senang dan sedihnya, kuat dan rapuhnya pun mudah dan sulitnya,  Semua hal akan membawa kita pada bahagia,  Banyak senandika membawaku mengenal siapa aku, juga kamu dan akan jadi apa kita   jauh dari Nirmala, memang tak pernah ada Nirmala Apa yang membuat ku harus menyesal? Bukankah sudah seharusnya eunoia tak melahirkan penyesalan “ jika punya anak lagi, akan saya beri nama Eunoia”

small talk #1 "tentang yang berubah"

 Suatu waktu seorang sahabat pernah berbicara padaku: "sebenarnya tidak ada orang yang berubah" Seingatku, dia hanya mengatakan demikian dan tak memberikan penjelasan apa-apa, pun saya tidak sedang dalam mood ingin tahu lebih lanjut, atau dia menjelaskannya dan saya tidak memahaminya. sekarang saya pikir dia benar,  Pelan-pelan, kita akan menemukan tempat dimana idealisme kita diterima, kita nyaman dengan apa adanya kita, nyaman tidak mempedulikan pendapat orang lain, yang akhirnya membawa kita pada diri kita yang sebenarnya, ya, kita tidaklah berubah , simple- nya, kita menemukan jati diri kita, tentu saja lewat banyak interaksi, pengalaman-pengalaman hidup juga pahit dan getirnya perjuangan (wkwkwkkw too seriouss). Jati diri kita, tak melulu baik, obviously , sebagian dari kita akan punya porsi menjadi lebih jahat dari yang lainnya, saya kira seperti itulah hidup berjalan. Pesan dari Spongebob "bersih tidak akan terlihat bersih tanpa adanya kotor".

Origami: dibuat oleh Ibu, disemangati Kakak

Gambar
Hallo semuanya, apa kabar? Kali ini saya mau posting mengenai perkembangan anak "semata wayang" saya, Khaulah Al-Humairah, walaupun saya sudah lupa terakhir kali membahas anak itu kapan but lets start...  Sekarang Khaulah a.k.a Galuh, akan masuk usia 2 tahun bulan april ini, jadi dia sudah punya nama rumah yaitu Galuh, kadang saya panggil Kakak juga, atau kalo lagi malas panjang panjang.. Ibu panggilnya 'Uu'.  Sangat aktif bermain, suka nonton kartun, manjat-manjat dan yang paling sering dia lakukan adalah membongkar buku dari rak, pernah satu hari, hampir semua buku diturunkan dari raknya, mungkin itu sebabnya mengurus anak adalah hal yang butuh kesabaran ekstra++. Kemarin karena lihat dia bosan dengan kegiatannya yang itu-itu saja, saya ajakinnn deh.. membuat Origami (FYI origami itu istilah untuk seni melipat kertas dari negeri sakura, Jepang). "Loh emang udah bisa?" Hhe.. ya belum, tapi responnya excited, melihat banyak perlengkapan pra...